burung pungguk
Syair Burung Pungguk
Pertama mula Pungguk merindu,
Berbunyilah guruh mendayu-dayu,
Hatinya rawan bercampur pilu,
Seperti dihiris dengan sembilu.
Pungguk bermadah seraya merawan,
"wahal Bulan, terbitlah tuan,
Gundahku tidak berketahuan,
Keluarlah tercelah awan,"
Sebuah tilam kita beradu,
Mendengarkan pungguk merindu,
Suaranya halus tersedu-sedu,
Laksana orang berahikan jodoh.
Pungguk merawan setiap bulan,
Sebilang jitun berlompatan,
Bulan mengandung disebelah lautan,
Mendengarnya bersambut-sambutan.....
Di atas beraksa berapa lama,
Gilakan cahaya bulan purnama,
Jikalau bulan jatuh kerama,
Di manakah dapat pungguk bersama.
"Pungguk bermadah seraya merawan,
Wahal bulan terbitlah tuan,
Gundahku tidak berketahuan,
Keluarlah bulan tercelah awan,"
A. Makna syair
syair burung Pungguk bermakna kisah cinta yang tak terbalaskan dan harapan yang mustahil untuk tercapai, karena tidak setara dalam status sosial.
B. Tema
Kisah cinta yang tak terbalaskan karena perbedaan keadaan dan status sosial
C. Nilai-Nilai
- Mengajarkan keikhlasan menerima kenyataan.
- Mengingatkan agar tidak memaksakan kehendak.
- Menyadarkan bahwa tidak semua harapan bisa terwujud.
- Menunjukkan masih adanya pandangan terhadap status sosial.
D. Pesan Moral
pentingnya kesetiaan dan keberanian mengungkapkan perasaan meski cinta sulit terwujud, namun kita juga harus menerima kenyataan agar tidak terjebak dalam kesedihan dan harapan yang mustahil.
E. Informasi menarik
- Burung pungguk sering dijadikan simbol seseorang yang mencintai dengan tulus tetapi berasal dari golongan bawah.
- Bulan melambangkan sosok yang indah, memiliki derajat yang tinggi dan sulit untuk digapai.
- Tokoh utama dalam syair ini bukan manusia tetapi dilambangkan dengan burung pungguk dan bulan.

Komentar
Posting Komentar