Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Tugas puisi

Rumah Rumah ini, tidak lagi utuh nan indah  Bukanlah sebuah pondasi dan dinding Bukan juga sebuah lantai yang dingin  Melainkan ruang yang kehilangan arah  Tempat menuangkan segala rasa Pelukanmu yang hangat  Kini hanyut terbawa Angin Hari-hari ku lalui Sendiri Rumah ini sudah kehilangan penerangnya Kini penghuninya mencari arah pulang  Begitulah aku, yang mencari sisa-sisa kenanganmu  Diantara puing-puing waktu yang tertinggal Memulai nya dari awal Dan kan ku usahakan rumah itu  kembali

Tugas Bahasa Indonesia, Menulis Puisi

Puisi wajib Negri Samurai Di kota Tokyo yang ramai  Gadis cantik datang dengan ketidakpercayaan diri Ia berjalan dengan gontai merasa sendiri Kata-kata pujian bagai bayu yang berlalu Menyimpan banyak keraguan  Mengapa dia, mengapa tidak yang lain Yang dipilih dari sekian banyak manusia? Setiap langkah adalah cerita unik Di tanah orang dia mendapat vidya Bahwa tak ada usaha yang sia-sia Setiap langkah kaki adalah tanda Yang membuat hidupnya lesmi Puisi pribadi: https://lailatulmerdeka4.blogspot.com/2025/02/blog-post.html